2014 Kalah, Jokowi Balas Di 2019 Menangi Kota Gorontalo

2014 Kalah, Jokowi Balas Di 2019 Menangi Kota Gorontalo – Pasangan Calon Presiden Nomer 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menang tipis dari pasangan Calon Presiden Nomer 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Propinsi Gorontalo. Kelebihan suara ini ‘membalas’ kekalahan Jokowi dari Prabowo pada Pemilihan presiden 2014 yang lalu.

Dalam Rapat Pleno rekapitulasi suara di Kantor KPU, Sabtu (11/5), dari keseluruhan suara resmi sebesar 714.932, Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 369.803 suara, sesaat Prabowo-Sandi memperoleh 345.129 suara. Beda pencapaian ke-2 paslon, yaitu 24.674 suara.

“Data suara resmi sekitar 714.932 suara. Tidak resmi sekitar 8.148 suara. Jumlahnya suara resmi serta tidak resmi pemilihan presiden sekitar 723.080,” kata Ketua KPU Propinsi Gorontalo, Fadliyanto Koem di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).

Mengenai jumlahnya pemilih Pemilihan presiden 2019 di Gorontalo keseluruhannya sampai 835.736 orang. Jumlahnya itu terbagi dalam 416.705 pemilih lelaki serta 419.031 pemilih wanita.

Sesaat untuk hasil Pileg DPR RI di Gorontalo tertera suara paling tinggi dicapai oleh Partai Golkar dengan pencapaian 194.660 suara, disusul Nasdem dengan pencapaian suara 169.509 serta Partai Gerindra 87.748 suara.

Rapat pleno rekapitulasi suara Pemilihan presiden 2019 tingkat Propinsi yang diadakan di KPU malam hari ini mendapatkan skorsing sampai Minggu (12/5). Rapat akan diteruskan pada Jam 13.00 hari Minggu dengan jadwal rekapitulasi suara dari Propinsi Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, serta Sulawesi Barat.

Sebatas didapati pada Pemilihan presiden 2014 lalu, Prabowo melewati Jokowi di Gorontalo. Waktu itu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mencetak kemenangan di Propinsi Gorontalo.

Prabowo-Hatta saat itu mencapai 63,10 % atau 378.735 suara, sedang Jokowi yang waktu itu berpasangan dengan Jusuf Kalla cuma mendapatkan 36,90 % atau 221.497 suara.