Akibat Pembagian Makanan Belum Datang Warga Kelaparan

Akibat Pembagian Makanan Belum Datang Warga Kelaparan –  Keadaan banjir air gunakan karena jebolnya tangul – pantai yang berlangsung di Pekalongan, Jawa Tengah, keadaannya makin kronis pada Jumat (1/12/2017) siang. Beberapa ribu tempat tinggal terendam sampai satu mtr. bahkan juga lebih, hingga tidak dapat dipakai sekali lagi untuk rumah.

Beberapa ribu warga mengungsi di Kantor Kecamatan Pekalongan Utara, tempat tinggal susun di Krapyak, serta beberapa tempat yang aman di dekat kampung. Keadaan pengungsian memprihatinkan serta bercampur pada lelaki, wanita, anak- anak, serta orang jompo. Warga sangat terpaksa tidur berdesakan karna kurangnya tempat pengungsian.

Beberapa pengungsi sekarang ini banyak yang kelaparan, karna pembagian makanan belum juga datang serta stock dari BPBD juga terbatas. Warga juga memerlukan baju, alat mandi, selimut dan obat- obatan, dan susu serta diapers untuk anak dan bayi.

“Seluruh mal serta persediaan makanan tenggelam terendam banjir. Baju basah semuanya, mulai sejak semalam belum juga bisa makanan, “ tutur Warni, warga Panjang baru yang tempat tinggalnya terendam air setinggi satu mtr..

Camat Pekalongan Utara, Yos Rosidi mengatakan, kelurahan yang terendam banjir, adalah Kelurahan Krapyak, Panjang wetan, Kandang Panjang, Panjang Baru, Bandengan, serta Padukuhan kraton. Jumlah pengungsi selalu jadi bertambah karna air makin tinggi serta sistem evakjuasi warga juga selalu dikerjakan.

“Sekarang kami tengah konsentrasi perlakuan pengungsi serta warga yang terdampak banjir. Dapur umum telah dibangun serta makanan siap saji selekasnya didistribusikan supaya warga tidak kelaparan. Tetapi warga kekurangan selimut, obat-obatan, serta alas tidur, ” terang Yos Rosidi.

Perkiraan BMKG bencana banjir air gunakan ini masih tetap juga akan berlangsung sampai sekian hari ke depan. Diinginkan warga tidak cemas, namun masih tetap siaga serta melindungi kesehatan dan keselamatan.

Terkecuali Kota Pekalongan, banjir juga merendam daerah Kabupaten Pekalongan di Desa Karangjompo, Jeruksari, Mulyorejo, Tegaldowo di Kecamatan Tirto. Sedang di Kecamatan Wonokerto desa yang terendam banjir, adalah Desa Api-api, Jambean, Tratebang, serta Wonokerto.