Home / Uncategorized / Dua Wakil Indonesia Optimis Bisa Juara Di Japan Terbuka 2018

Dua Wakil Indonesia Optimis Bisa Juara Di Japan Terbuka 2018

Dua Wakil Indonesia Optimis Bisa Juara Di Japan Terbuka 2018 – Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti serta Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memetik hasil positif di set ke-2 Jepang Terbuka 2018. Mereka meluncur ke perempatfinal.

Dalam pertandingan set ke-2 di Musashino Forest Sport Plaza, Kamis (13/9) , Kevin/Marcus singkirkan wakil Indonesia yang lain Wahyu Nayaka Arya Pangkaryyanira/Ade Yusuf Santoso dua game langsung. Pemilik medali emas ganda putra Asian Games 2018 itu menang 21-13, 21-17 dalam tempo 29 menit.

Kevin/Marcus punya potensi jumpa dengan favorit ke lima asal Denmark, yang sekaligus juga musuh bebuyutan, Mathias Boe/Carsten Mogensen, di set perempatfinal. Boe/Mogensen akan berebutan ticket delapan besar dengan pasangan nonunggulan asal Belanda Jelle Maas/Robin Tabeling.

Di pertandingan lainnya, hasil positif juga dituai ganda kombinasi Praveen/Melati. Mereka pastikan tempat di perempatfinal Jepang Terbuka selesai menaklukkan favorit ke-7 dari Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock 23-21, 21-18.

Dalam pertandingan itu, Melati terganggu dengan servis yang dinyatakan fault oleh hakim servis seringkali. Praveen dapat menurunkan keadaan.

” Memang barusan saya dikit terganggu dengan ketetapan hakim servis, walau sebenarnya saya servisnya telah rendah sekali. Tetapi barusan Ucok (Praveen) banyak menyemangati saya, dia juga seringkali meng-cover saya, dia tidak dipengaruhi, ” kata Melati seperti launching pada detikSport.

” Dia tetap katakan sama saya untuk masih meyakini jika servis, kalau servis saya kurang bagus juga, dia katakan dia akan siap terima pengembalian lawan. Ini membuat saya meyakini lagi, ” Melati memberikan.

Kemenangaan itu jadi kemenangan pertama Praveen/Melati atas ganda Adcock. Score jadi 2-1. Bahkan juga, Praveen telah rasakan keseluruhan kekalahan tujuh kali (lima yang lain waktu berpasangan dengan Debby Susanto) .

Rupanya, Praveen telah pelajari permainan ganda yang pasangan suami istri itu. Praveen pelajari video laga lawan, terpenting dari dua kekalahan yang dirasakannya bersama dengan Melati di Malaysia Terbuka serta Thailand Terbuka 2018.

” Saya mengevaluasi dua kekalahan awal mulanya di Malaysia serta Thailand. Semestinya waktu itu kami dapat menang di beberapa poin gawat. Menjadi saat ini kami coba main terlepas. Saya melihat video laga mereka serta memerhatikan beberapa hal kecil yang nyatanya terpenting, ” tutur Praveen.

Di set perempatfinal, Praveen/Melati akan bertemu dengan pasangan peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Praveen/Melati mempunyai bekal positif dengan tetap menang dalam dua laga.

About admin