Home / Berita Bola / Jan Oblak Serta Adrian Kualitas Jadi Pembeda

Jan Oblak Serta Adrian Kualitas Jadi Pembeda

Jan Oblak Serta Adrian Kualitas Jadi Pembeda – Jan Oblak serta Adrian memiliki peranan besar dalam tentukan hasil pertandingan Liverpool versus Atletico Madrid. Ketidaksamaan kualitas kedua-duanya jadi pembeda di pertandingan ini.

Drama tersaji sepanjang 120 waktu Liverpool hadapi Atletico pada putaran kedua set 16 besar Liga Champions,Kamis (12/3/2020) pagi hari WIB. Si Merah yang ketinggalan agregat 0-1 memaksa pertandingan bersambung ke waktu perpanjangan selesai unggul karena gol Georginio Wijnaldum.

Di set penambahan, Liverpool di atas angin sesudah Roberto Firmino membuat mereka menjauh 2-0. Tetapi, segala hal selanjutnya beralih untuk The Reds sesudah Atletico sukses mengubah kondisi.

Mereka cetak tiga gol lewat brace Marcos Llorente serta Alvaro Morata. Menang 3-2, Los Rojiblancos pastikan meluncur ke delapan besar karena keunggulan agregat 4-2

Dibalik pertandingan seru ini, penjaga gawang ke-2 team, Jan Oblak serta Adrian jadi perhatian penting. Kedua-duanya dipandang memiliki peranan penting tentukan hasil akhir di pertandingan ini.

Tetapi, peranan kedua-duanya kebalikannya 180 derajat. Oblak dipandang seperti pahlawan penting dari kemenangan Atletico. Sesaat, Adrian jadi pesakitan sebab jadikan kambing hitam atas tersingkirnya Liverpool dari Liga Champions.

Cap pahlawan memang wajar diberikan pada Oblak di pertandingan ini. Walau kecolongan dua gol, dia tampil demikian mengagumkan menahan serangan pasukan Juergen Klopp.

Diambil dari Opta, dia selama pertandingan membuat sembilan kaliBandar Judi pengamanan serta 2x tinjuan bola. Gelaran Man of The Match disandang penjaga gawang asal Slovenia ini.

Nasib sebaliknya dirasakan oleh Adrian. Dia diolok-olok sebab dipandang seperti biang keladi kekalahan teamnya.

Tampil gantikan Alisson yang luka, Adrian sebetulnya minim memperoleh desakan dari Atletico. Dia cuma mencatat tiga pengamanan selama 120 menit.

Walau demikian, ketidakcakapannya menepis intimidasi di set waktu perpanjangan mendatangkan bencana buat Liverpool. Gol pembuka Atletico di pertandingan ini lahir sebab kekeliruan penjaga gawang 33 tahun itu.

Dia tidak prima memberi umpan waktu memperoleh back-pass hingga bola ke arah Marcos Llorente. Llorente selanjutnya melepas tendangan mendatar di luar kotak penalti yang tidak dapat ditepis olehnya.

Sesaat selanjutnya, Adrian kembali tidak lumayan baik menahan tendangan jarak jauh Llorente. Hal itu membuat Liverpool harus kecolongan untuk ke-2 kalinya.

Ketidaksamaan nasib Oblak serta Adrian di pertandingan http://167.114.18.207/~agent88bet/ini menunjukkan meskipun sering dilihat mata sebelah, kiper memiliki peranan yang lumayan besar tentukan hasil pertandingan. Kualitas Oblak yang jauh di atas Adrian dapat bawa Los Rojiblancos singkirkan Si Merah.

About penulis77