Milla Kemungkinan Akan Tarik Egy Maulana Fikri Dari Timnas U-19

Milla Kemungkinan Akan Tarik Egy Maulana Fikri Dari Timnas U-19 – Tampilan apik Egy Maulana Vikri dengan Timnas Indonesia U-19 mulai mengambil perhatian. Tidak cuma pelatih klub-klub Liga 1 yang tertarik meminangnya, juru taktik Timnas U-22 Luis Milla lantas meliriknya.

Ya, Egy waktu ini masuk dalam daftar pemain Timnas U-22 yang dapat digodok dalam pemusatan latihan di Bali sesudah Lebaran yang akan datang. Ia jadi salah satu muka baru di scuad Garuda Muda.
Saksikan juga : Egy Maulana Vikri Masuk Scuad Timnas Indonesia U-22 ke Bali

Nama Egy sejatinya mulai meroket sesudah sukses membawa ASIOP Apacinti jadi kampiun Gothia Cup 2016.

Pemuda 17 th. itu juga sukses menahbiskan diri jadi pemain terbaik sesudah cetak 28 gol sepanjang turnamen itu.

Pamor Egy kembali disorot sesudah berhasil menggapai titel Jouer Revelation Trophee di Turnamen Toulon 2017 di Perancis. Ia di kira pemain paling punya pengaruh didalam tim.

Penghargaan yang diperoleh Egy cukup bergengsi. Pemain yang menggapai predikat itu umumnya yaitu yang membawa timnya minimum maju ke semi final. Namun, kesempatan ini panitia memberi titel itu walau Indonesia tersingkir di fase awal.

Beberapa pemain yang sempat menggapai trofi itu bukanlah orang asal-asalan. Bintang Portugal Cristiano Ronaldo serta legenda Timnas Perancis Zinedine Zidane sempat juga menggapai titel sama.

Tampilan impresif Egy serta kawan-kawan di Toulon buka kesempatan untuk dilirik pemandu bakat Eropa yang ikut ada dalam even itu. Hal semacam ini dibenarkan oleh pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri.

” Luis (Milla) memberi animo pada Egy M Vikri, MVP Gotia Cup U-15 th. 2016 serta penerima trophy Jouer Revelation, untuk diberi peluang pada TC final di Bali, ” kata Wakil Kepala Departemen Timnas PSSI, Fanny Riawan lewat pesan singkat pada CNNIndonesia, Senin (19/6) malam.

Hadirnya Egy praktis makin memperketat persaingan perebutan di lini sayap yang sampai kini akrab ditempati Febri Hariyadi, Miftahul Hamdi, Septian David Maulana, serta Saddil Ramdani.