Nikmati Rujak Kuah Pindang Khas Bali

Nikmati Rujak Kuah Pindang Khas Bali – Rujak tidak senantiasa sama dengan rasa manis. Di Bali, Anda dapat temukan sebagian rujak bercita rasa asin. Diantaranya rujak cuke, rujak banci, serta rujak kuah pindang.

Rujak kuah pindang yaitu satu diantara panganan yang paling diincar. Diberi nama rujak kuah pindang karna rujak ini memakai kuah dari sistem pembuatan pindang ikan dalam bumbunya.

Karna kuah pindang berikut ini, rasa rujak kuah pindang condong asin. Kuah yang encer jadikan rujak ini bercita rasa fresh.

Satu diantara penjual rujak kuah pindang yaitu Warung Rujak Kuah Pindang Bo Hwa. Warung ini tempati satu ruang dibagian depan tempat tinggal si yang memiliki, yaitu Ngo Fong Hoa atau umum di panggil Bo Hwa. Warungnya beralamat di Jalan Abimanyu No 2, Banjar Terlihat Gangsul, Denpasar.

Didalam warung ada meja besar tempat mempersiapkan rujak. Di pojok yang lain, ada meja panjang serta kursi tempat konsumen nikmati makanan pesanannya.

Rujak disini dihidangkan diatas ingke atau piring lidi. Di beri alas kertas bungkus makan serta daun pisang. Buah-buahan yang diugunakan untuk rujak diantaranya jambu, kedondong, nanas, salak, mangga muda, apel, serta bengkoang.

” Bila ada yang minta mentimun, ya diberi, ” lebih Bo Hwa seperti diambil dari Intisari On-line.

Bumbu rujak juga begitu simpel. Terbagi dalam terasi, cabai, serta kuah pindang. Bila tidaklah terlalu sukai rasa asin, kita dapat memohon penjualnya memberikan gula merah.

” Bila ingin kecut ya bumbunya diberi tambahan asem, ” tutur Bo Hwa.

Sebelumnya dituang kedalam cobek, kuah pindang terlebih dulu dimasak. Dalam sistem ini, kuah pindang juga di beri bumbu bawang putih. Sistem masak dikerjakan sekitaran satu jam.

Bo Hwa telah berjualan rujak kuah pindang mulai sejak 1981 ini membanderol harga Rp 5. 000 per jumlah. Terkecuali rujak kuah pindang, Bo Hwa juga jual kolak pisang. Warung ini buka pada Selasa-Minggu jam 11. 00-17. 00 Wita.