Pemuda Ingin Balas Dendam Atas Kematian Pamannya

Agen Casino

Pemuda Ingin Balas Dendam Atas Kematian Pamannya – Seseorang pemuda putus kuliah yg mau membalas dendam atas kematianpamannya di Suriah udah didakwa memiliki rencana mengerjakan penyerangan keDowningStreet, London, serta membunuh Perdana Menteri (PM) InggrisTheresaMay.
Pemuda bernama Naa’imur Rahman itu terima gugatan di Pengadilan Pidana Inggris sehabis dirinya sendiri teperdaya dalam operasi penyamaran yg libatkan Tubuh Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI), tubuh intelijen Inggris (MI5), serta kepolisian.

Operasi itu berjalan tidak lama sehabis Rahman mengharap pemberian dari seseorang anggota group radikal buat menyerang tempat tinggal perdana menteri Inggris di London.

Rahman lantas menjumpai dua orang serta berulang-ulang mengharap bom.

Yg gak didapati pemuda berumur 20 tahun itu, orang yg dia mememohon pemberian ialah seseorang agen FBI yg lagi tengah menyamar.

Tidak cuman memiliki rencana pembunuhan, Rahman mengakui coba mendukung seseorang pria tinggalkan Inggris buat masuk dengan group ISIS.

Bagaimanakah awal kejadian ini?
Musim panas tahun terus Rahman berubah jadi tunawisma di London sehabis bersiteru dengan ibunya di London serta keluarga dekatnya di Walsalltempat dia di besarkan.

Tiga tahun awal mulanya, Rahman dimasukkan ke program deradikalisasi Inggris, Channel, berkat ada kegalauan dia udah dicuci otak oleh pamannya.

Saat dia diselidiki tahun terus atas perkara perkiraan berkirim pesan teks bernada seksual terhadap seseorang gadis dibawah usia, pihak intelijen memperoleh temuan dari ponselnya kalau nyata-nyatanya dia udah merajut kontak dengan pamannya.

Siapakah paman Rahman?
Musadikur Rohaman ialah paman Rahman. Yg terkait bertolak dari Inggris ke Suriah pada 2014 waktu lalu.

Dalam persidangan di Pengadilan Pidana Inggris tersingkap kalau Rohaman memajukan keponakannya buat menyerang Inggris serta udah berkirim sistem pembuatan bom serta bahan group berlebihan yang lain.

Namun demikian, pada Juni 2017, Rohaman meninggal dunia efek serangan drone yg menginginkan group ISIS di Raqqa.

Saat Rahman paham kematian pamannya, menurut jaksa, pemuda itu memiliki rencana balas dendam.

Bagaimanakah dia meningkatkan idenya?
Buat memperoleh bantuan, Rahman merajut kontak dengan anggota ISIS di social media. Akan tetapi, dia tidak mengerti kalau orang yg disangkanya anggota ISIS sejatinya ialah agen FBI.

Agen itu lantas berikan kabar perihal Rahman terhadap team MI5. Banyak anggota tubuh keamanan itu terus menekankan Rahman kalau mereka adalah anggota ISIS.

” Saya mau mengerjakan bom bunuh diri di parlemen, ” kata Rahman terhadap banyak anggota MI5 yg menyamar.

” Saya mau coba membunuh Theresa May. Yg saya butuh saat ini ialah anggota yg sanggup mengakomodasi saya. “

Meski Rahman kurang becus lantaran tak memperoleh kursus cukuplah, MI5 risau Rahman terus nekad.

Sebab itu, kepala tubuh antiterorisme meluncurkan operasi penyamaran buat menyatukan bukti-bukti niatannya.

Operasi itu di mulai team MI5 dengan memperkenalkan Rahman terhadap seseorang anggota polisi di London yg menyamar jadi penyalur senjata group ISIS.

Pertemuan pada Rahman dengan ” Shaq ” didalam mobil direkam dengan diam-diam oleh MI5 serta terakhir banyak juri di pengadilan bisa menyaksikannya.

Pada pertemuan itu, Rahman ceritakan bab kematian pamannya. Dia lantas mengharap truk memuat bom serta senjata api, meski lantas diakui dia tak sanggup menyetir atau melewatkan tembakan.

Rahman lantas mengatakan tekadnya buat menyerang Downing Street serta mengusahakan membunuh Theresa May.

Seperti apa ide penyerangan keDowningStreet?
Pada 6 November tahun terus, Rahman menjelaskan idenya ke ” Shaq “. Tanpanya sadari, penuturan itu direkam serta ditampilkan di persidangan.

” Saya udah bikin ide serta mematangkannya dengan detail didalam kepala. Kamu paham.kamu mengerti gerbang di Downing Street? Ada lebih kurang empat orang disana? Serta dua orang di pintu?

” Saya mau menerobos gerbang itu sekiranya saya dapat sampai ke pintu, saya mau lari menuju Theresa May. Dia tidur disana tiap tiap malam. “

Shaq lantas mengharap Rahman menjelaskan idenya.

” Apabila saya memiliki ransel memuat banyak barang serta saya beraksi di gerbang serta melewatinya lari kencang 10 detik ke pintu. “

Shaq lantas menimpali, ” Saya jujur ya dengan kamu. Saya tak sempat terpikir bab itu. “

Rahman memaparkan lebih jauh.

” Saya mau menjatuhkan tas di gerbang maka gerbangnya meledak dikit. Terus saya sanggup melalui serta lari. Saya terpikir menyandera orang sampai hingga saya menyentuh pintu.

” Mencomot orang jadi perisai hidup serta saat saya cukuplah dekat ke pintu, saya mengerjakan semampunya supaya dapat masuk. “

” Kamu coba sampai hingga ke No 10? Itu maksud paling utama kamu? ” bertanya Shaq.

” Ya, memancung kepalanya, ” jawab Rahman.

Rahman berkata kalau dia tak bisa mendanai penyerangan itu lantaran dia ” gak memiliki uang serta rumah “. Akan tetapi lantas Rahman menyerahkan jaket serta ranselnya, sembari mengharap ke dua barang itu di isi dengan bahan peledak.

Shaq terus isikan jaket serta ransel itu dengan bom palsu.

Rahman ambil ke dua barang itu dari tangan Shaq serta berkata, ” Kamu paham.kamu mengerti? Saat ini sehabis saya menyaksikan seluruhnya, terasa mantap. “

Tidak lama sehabis dia berjalan menjauh dari area pertemuan dengan Shaq, Rahman dikepung polisi serta diamankan. Rahman terakhir mengemukakan, ” Saya lega seluruhnya selesai. “

Apakah dia sungguh-sungguh bermaksud menyerang?
Dalam persidangan, Rahman mengakui seluruhnya idenya tak serius.

Saat dia merajut kontak dengan orang yg dia duga kolega pamannya di Suriah, dia mulai pamer serta dibuat-buat buat bikin orang itu berkesan.

Terhadap banyak juri di pengadilan, Rahman mengakui satu diantaranya idenya ialah bikin balon memuat misil buat dijatuhkan.

Rahman mengklaim dirinya sendiri udah dijebak serta ditipu MI5 dan polisi.

Namun demikian, jaksa memberikan kalau Rahman udah mengintai Downing Street, gedung parlemen, serta gedung pemerintahan di dekatnya.

Banyak juri musti diyakinkan kalau Rahman benar-benar serius bermaksud menyerang Downing Street serta udah mengawali pertama-pertama buat wujudkan tekad itu.