Home / Internasional / Seorang Pengungsi Suriah Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Gara-gara Ini

Seorang Pengungsi Suriah Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Gara-gara Ini

Seorang Pengungsi Suriah Lakukan Percobaan Bunuh Diri, Gara-gara Ini – Benar-benar ironis! Seseorang pengungsi Suriah nekat membakar dianya sendiri sebab kelaparan di kamp pengungsian dekat perbatasan Yordania. Karena perbuatan nekatnya itu, pengungsi wanita ini dalam situasi gawat dalam rumah sakit ditempat.

Senin (14/1/2019) , uji-coba bunuh diri ini berlangsung di kamp pengungsi Al-Rukman dekat perbatasan Suriah serta Yordania. Menurut petugas medis ditempat serta jubir kamp pengungsian itu, pengungsi wanita itu putus harapan menyaksikan anak-anaknya kelaparan.

” Pengungsi wanita alami luka bakar kronis, ” kata petugas medis ditempat, Shukri Shihab, terhadap Anadolu Agency. Shihab menyebutkan pengungsi wanita itu udah dipindahkan ke Yordania untuk memperoleh perawatan medis yg wajar.

Jubir Tubuh Pertahanan Sipil pada kamp pengungsian itu, Omar al-Homsi, menyebutkan ada beberapa laporan yg bertentangan terkait insiden itu. ” Sejumlah menyebutkan ia terluka dalam kebakaran yg berlangsung di tendanya, dan yg beda menyebutkan ia lakukan perbuatan bunuh diri, ” ujarnya.

” Saudaranya di kota Idlib, Suriah mengonfirmasi kalau baik saudara perempuannya atau keponakan-keponakannya tidak miliki makanan sepanjang dua minggu paling akhir, ” tambah Al-Homsi.

Beberapa aktivis di kamp pengungsian itu menjelaskan kalau pengungsi wanita yg tidak dimaksud namanya itu adalah seseorang ibu dari tiga anak. Suami pengungsi wanita itu muncul dalam suatu siaran video serta menjelaskan istrinya lakukan perbuatan bunuh diri sebab kemiskinan serta kelaparan.

” Info kami memperlihatkan kalau keluarga wanita itu sangatlah miskin serta mereka tidak miliki makanan untuk dikonsumsi sepanjang dua minggu paling akhir, ” kata Al-Homsi.

Awal kalinya, dalam pengakuan yg di rilis tahun yang lalu, Jaringan HAM Suriah (SNHR) menyebutkan enam pengungsi, termasuk juga lima anak-anak, wafat di kamp pengungsian Al-Rukban sebab kelaparan, sakit serta kekurangan obat-obatan.

SNHR menuding rezim Suriah atas terjadinya krisis kemanusiaan di kamp itu serta menuduh pemerintah Yordania melarang masuknya pertolongan kemanusiaan ke kamp itu.

Kamp Al-Rukban yg terdapat di area gurun di perbatasan Yordania-Suriah, jadi rumah untuk hampir 60 ribu pengungsi yg melarikan diri dari perseteruan Suriah yg selalu terus terusan. Rezim Suriah lakukan kepungan ketat di seputar kamp itu hingga menyebabkan krisis kemanusiaan untuk penghuninya.

About admin