Tenggelam di Sungai Serang Grobogan, Nyawa Seorang Pemancing Tak Tertolong

Tenggelam di Sungai Serang Grobogan, Nyawa Seorang Pemancing Tak Tertolong – Seseorang pencari ikan Sutrimo (65) terbenam di Sungai Serang, Grobogan. Pernah mengusahakan diselamatkan oleh teman-temannya, namun nyawa Sutrimo gak tertolong.

Jasad pria yg ada di sungai itu untuk memancing menggunakan bronjong ini selanjutnya dibawa ke Puskesmas Geyer I.

“Orang terbenam yg memicu wafat di sungai Serang, Geyer,” kata Kepala Pelaksana Tubuh Penanggulangan Musibah Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih, Jumat (14/12/2018).

Ada tiga orang saksi mata yg juga sekaligus yaitu kawan korban sekampung. Mereka yaitu Sarah (43), Nur Sholeh (56) serta Suroso (55).

Ia menuturkan korban berbarengan lima orang temannya termasuk juga beberapa saksi mata pergi dari rumah di Desa Medini, untuk mencari ikan melalui langkah memakai alat bronjong di tempat peristiwa.

Mereka ini, lanjut Endang, berjalan telusuri sungai sisi tepi. Hingga sampai ke tengah sungai dengan jarak antar orangnya kurang lebih 100 mtr..

“Kala hingga sampai di dalam sungai, korban tidak kuat kembali menarik alat bronjong serta membalik alat ,” terangnya.

Lalu korban berenang ketujuan seberang sungai. Tetapi sebab tidak kuat, korban ikut arus sungai serta terbenam. Beberapa temannya pernah mengusahakan menolongnya.

Mereka saling bersama masyarakat ditempat yg mempunyai perahu menyisir sungai melalui langkah menyelam di tempat korban terbenam. Selanjutnya korban diketemukan.

“(kala diketemukan) Korban telah dalam situasi wafat. Atas peristiwa itu mereka melapor ke Polsek Geyer, ” makin ia.

Lalu dari Polsek Geyer berbarengan Team Inafis Polres Grobogan serta Team Medis Puskesmas Geyer I mendatangi TKP serta mengerjakan olah TKP.