Untuk Pertama Kali Festival Layang-layang Digelar di Pantai Batang

Untuk Pertama Kali Festival Layang-layang Digelar di Pantai Batang – Beberapa ratus peserta ikuti Festival layang-layang. Festival yang pertama-tama ini diselenggarakan di Pantai Muara, Kalisongo, Desa Ujungnegoro, Kabupaten Batang berjalan meriah.

Beberapa bentuk serta ukuran layang-layang dibawa oleh beberapa peserta. Sebelum lomba, peserta yang sejumlah 250-an, membuat konstruksi tulisan Heaven of Asia serta membentangkan bendera Merah Putih dengan ukuran 50 x 20 mtr..

Festival layang-layang yang pertama diselenggarakan di Kecamatan kandeman, Batang ini menunjukkan beberapa bentuk serta ciri-ciri layang-layang. Dari mulai bentuk bendera Merah putih, bentuk Tombak Abirawa (Pusaka Batang), sampai ciri-ciri yang lain. Waktu dimulainya festival layang-layang ini, langit di Pantai Muara Kalisongo, penuh warna-warni. Wisatawan terumata masyarakat seputar suka melihat festival ini.

” Bagus serta meriah. Anak-anakpun senang memandangnya, ” kata Muslikhudin (29), salah satunya peserta festival layang-layang.

Bupati Batang Wihaji, yang buka pekerjaan itu menyampaikan, festival layang-layang tradisionil ini unik serta menarik. Pihaknya sendiri akan mewadahi festival layang-layang itu ke moment yang semakin besar di tingkat nasional.

” Ini yang pertama saja, jumlahnya peserta cukuplah banyak. Akan kita kemas ketingkat nasional yang sekaligus juga dapat mengenalkan keindahan wisata pantai di Batang, ” kata Wihaji.

Ia juga menyampaikan jika Kabupaten Batang mempunyai pantai yang begitu panjang, oleh karenanya ke depan pemkab akan serius mengadakan festival layang-layang semakin besar lagi.

” Semakin banyak kita mengadakan festival, program tahun kunjungan wisata dengan tagline Heaven of Asia dapat sukses di tahun 2022, ” tuturnya.

Selain itu, dalam festival layang-layang itu, dibarengi 250 peserta yang terdiri dari dua kelompok yaitu umum serta pelajar. Peserta juga begitu ketertarikan mengikutilomba walau cahaya matahari cukuplah terik ini hari.